Tips dan Trik

Berikut 7 Faktor agar Investor Tertarik dengan Perusahaan Anda

Investor

Mendirikan dan mengembangkan bisnis tentunya membutuhkan keseriusan, mulai dari tahap perencanaan hingga tahap pendanaan. Untuk kamu yang baru merintis, tentunya investor dibutuhkan saat kamu tidak mempunyai dana untuk mendirikan serta mengembangkan bisnis. Pada umumnya orang akan mencari pinjaman modal dengan mengajukan kredit mikro. 

Hal tersebut bisa digantikan dengan hadirnya para investor yang akan berperan sebagai penyuntik dana sesuai dengan yang kamu butuhkan dan membagi penghasilan bersama sesuai dengan kesepakatan dari kedua belah pihak. Nah, untuk itu kamu tentunya harus bisa membuat investor tersebut tertarik dengan mu. 

Berikut ini ada 7 faktor yang dapat membuat investor tertarik. 

1. Buat Prototype Produk Menarik 

Kamu harus membuat prototype dengan sangat menarik mulai dari penjelasan hingga tampilannya, hal ini akan membantu agar investor tertarik dengan produk mu. Jika kamu membuat prototype dengan penjelasan yang baik dan detail tentunya investor akan menerima ide mu. 

Prototype dapat dibuat dengan berbagai macam bentuk, seperti gambar atau pun video. Jika kamu tidak mempunyai kemahiran dalam membuat tampilan untuk prototype dengan menarik, maka kamu bisa menggunakan jasa ahli yang bisa membuat prototype sesuai dengan keinginan mu. 

2. Produk Sudah di test ke Konsumen 

Ini menjadi salah satu tahap penting yang kadang terlupakan oleh para pengusaha saat mempresentasikan bisnisnya dengan para investor yaitu hasil test produk di masyarakat. Ketika produk mu belum di test, pastinya investor menjadi meragukan produk mu. Beda halnya jika produk mu sudah di test ke beberapa masyarakat. 

Dengan begitu, adanya test ini, maka kamu dapat mengetahui kekurangan dan juga kelebihan dari produk. Selain itu, test tersebut juga merupakan bentuk dukungan untuk prototype yang telah kamu buat, jadi kamu bisa percaya diri untuk menawarkan produk ke investor. Dan kamu juga bisa meyakinkan mereka jika produk mu layak untuk dijual dipasaran. 

3. Pendukung Bisnis

Pendukung bisnis adalah sarana supaya bisnis kamu bisa berjalan dengan lancar. Pendukung ini menjadi salah satu fitur yang bisa kamu gunakan untuk mendukung jalannya prototype yang telah kamu buat. Misalnya, jika kamu bergerak pada bidang penjualan barang, maka kamu dapat membuat pendukung bisnis nya berupa toko online. 

Toko tersebut dapat berbentuk, seperti WordPress, website atau bentuk lain toko online di marketplace. Jangan lupa untuk memberi bukti jika toko online mu berjalan dengan baik dan telah mempunyai pelanggan. Karena biasanya investor akan suka dengan usaha yang sudah berjalan dibandingkan dengan usaha yang masih berbentuk ide saja.

4. Produk Mempunyai Daya Tarik yang Kuat 

Jika kamu mendirikan bisnis tetapi produk mu tidak mempunyai daya tarik, yang terjadi adalah perusahaan akan mudah untuk bankrut, karena produknya tidak laku. Hal tersebutlah yang menjadi pertimbangan oleh para investor. Jadi, sebaiknya kamu mempersiapkan hal ini dengan matang sebelum mempresentasikannya di depan investor. 

Kamu bisa membuat daya tarik produk mu dengan membuat iklan, manfaatkan iklan gratis yang ada di aplikasi media sosial. Saat ini sudah banyak disediakan oleh marketplace ataupun media sosial lainnya. 

5. Monetisasi Bisnis mu

Monetisasi dapat dibilang sebuah strategi untuk bisa membuat bisnismu menghasilkan. Maksudnya yaitu produk yang laku dan kamu telah mempunyai income. Jika produk mu sudah memiliki daya tarik yang bagu, maka monetisasi ini tidak kamu perlukan lagi. 

Namun, kamu bisa mencoba monetisasi bisnismu  agar investor menjadi lebih tertarik lagi. Biasanya investor akan melihat seberapa bisa kamu mengelola dan juga mengembangkan bisnis yang kami miliki sehingga mereka akan mudah untuk menyuntikan dana ke perusahaan mu. 

6. Pengembangan 

Hal ini tentunya menjadi salah satu alasan bagi kamu untuk bisa menarik hati investor. Bisnis kamu berjalan dengan lancar, produk mu mempunyai daya tarik yang tinggi, kamu juga telah mempunyai pendapatan dari produk tersebut. Jadi, untuk tahap selanjutnya yaitu pengembangan. Pada tahap inilah mengapa kamu akan membutuhkan investor. 

Pengembangan ini berarti hal-hal yang bisa dikembangkan dari produk mu, seperti jumlah produk, alat, hingga jumlah toko. Kamu bisa membuat alasan sehingga investor mau memberikan dana pengembangan kepadamu. 

7. Pitching 

Yang terakhir adalah pitching, yang merupakan gaya bahasa kamu yang bisa membuat investor yakin jika produk mu memang pantas untuk dipasarkan serta dikembangkan kembali dengan cara mempresentasikan materi yang bisa membuatmu terlihat ahli dalam mengelola perusahaan dan juga memiliki rasa tanggung jawab. 

Dengan begitu investor akan lebih mudah untuk mempercayai kamu dan juga yakin jika produk mu akan memberikan keuntungan. Oleh karena itu, kamu harus menguasai pitching ini. 

Nah, dari 7 faktor tersebut, kamu memang harus dituntut untuk menjalankan bisnis kamu terlebih dahulu sebelum akhirnya membutuhkan investor untuk mendanai bisnis mu. Demikianlah beberapa informasi yang bisa membantumu untuk mendapatkan investor. Selamat mencoba!