Serba-SerbiTips dan Trik

Memahami Proses Pengajuan Pinjaman ke Bank

pengajuan pinjaman

minizal.net – Usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Indonesia sendiri jumlahnya ada banyak, hal ini menjadi aset penting yang harus dilihat oleh negara. Karena semakin banyak UMKM yang maju dapat mensejahterakan diri dan bangsanya. Dengan begitu Indonesia dapat lebih maju dan bebas dari pengangguran, karena rakyatnya mampu untuk mandiri dengan berwiraswasta.

Peranan pemerintah dan negara memang harus hadir untuk mendukung potensi tersebut, kalau tidak ada perhatian rasanya akan sulit untuk UMKM bangkit. Salah satunya dengan memberikan kemudahan pinjaman modal di bank. Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas proses peminjaman modal untuk UMKM di bank, simak ulasan lengkapnya.

Syarat Mengajukan Pinjaman 

Langkah pemerintah harus memberikan kemudahan akses untuk UMKM dalam mengajukan pinjaman modalnya. Beberapa Bank di dalam negeri sudah sangat kooperatif dan memberikan bantuan untuk beberapa UMKM. Namun hal tersebut bukan asal pinjam saja, namun Anda harus memperhatikan beberapa syarat dan ketentuan yang ada.

pengajuan pinjaman

Berikut ini ada beberapa syarat yang dapat Anda lakukan dan pahami agar dapat mendapatkan pinjaman modal usaha di bank, yaitu :

1. KTP atau Kartu Tanda Penduduk 

Sebagai syarat utama untuk mengajukan pinjaman adalah dengan memiliki identitas. Salah satunya dengan mempunyai KTP yang sesuai dengan tempat tinggal masing-masing.

2. KK atau Kartu Keluarga 

Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah dengan memiliki KK. Syarat ini selalu dipertanyakan oleh pihak bank mengenai KK tersebut. Tentunya Anda harus memilikinya, karena untuk mempermudah proses pengajuan pinjaman modal.

3. NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak 

Warga negara Indonesia yang sudah berpenghasilan wajib memiliki NPWP. Hal ini ditujukan untuk untuk memberikan sebagian penghasilan untuk negara. Tidak hanya itu saja, NPWP juga berguna sebagai syarat untuk mengajukan pinjaman modal usaha ke bank.

Baca Juga : Pinjaman Online Terdaftar OJK dan Cara Meminjam Modal Usaha

4. Print Rekening Koran 3 Bulan 

Langkah berikutnya yang penting juga adalah dengan memperlihatkan rekening koran untuk proses pengajuan pinjaman ke bank. Dengan adanya rekening koran tersebut, pihak bank memahami arus pemasukan uang Anda dan lebih mudah untuk di ACC dalam mengajukan pinjaman nantinya apabila lancar dan tidak ada masalah.

5. Surat Usaha 

Apabila Anda belum mengurus kebutuhan usaha baik itu perizinan berupa SIUP (Surat izin usaha perdagangan). Jika belum ada lebih baik untuk segera mengurusnya, karena pihak bank membutuhkan hal tersebut.

6. Laporan Transaksi dan Dokumen Tambahan 

Pihak bank ingin mengetahui peluang bisnis dari usaha yang Anda rintis tersebut, salah satunya dengan melihat laporan transaksi dan beberapa hal pendukung lainnya.

Langkah Mudah Mendapatkan Pinjaman 

Beberapa ulasan diatas mengenai syarat dalam mengajukan pinjaman langsung ke bank. Namun sebelumnya Anda harus memahami beberapa langkahnya agar lebih mudah dalam mendapatkan suntikan dana. Berikut ini beberapa ulasan lengkapnya, yaitu :

1. Menentukan Jenis Pinjaman 

Dalam mengajukan pinjaman ada dua jenis yang dapat Anda pilih untuk mencapai keinginan yang dibutuhkan. Untuk UMKM sendiri yaitu kredit modal dan kredit investasi. Kredit modal adalah proses peminjaman dana untuk menambah atau modal awal dalam berbisnis. Biasanya pihak bank akan memberikan waktu atau tenor paling lama biasanya satu tahun.

Untuk kredit investasi adalah perusahaan atau bisnis yang sudah berjalan, namun ingin memperluas pasar agar lebih besar. Dalam kredit ini untuk masa tenornya terbilang lama dan biasanya akan sampai lima tahunan. Nah itulah beberapa perbedaannya dan pilih berdasarkan keinginan dan kebutuhan.

2. Pinjaman Agunan atau Tanpa Agunan 

Kedua hal ini mempunyai beberapa keunggulan dan kekurangan. Melihat dari segi pinjaman agunan memang tenor lebih lama,jumlah pinjaman lebih besar, dan mendapatkan bunga yang rendah. Namun kelemahannya sulit untuk mendapatkan pinjaman dengan cepat dan butuh survei terlebih dahulu melihat agunannya.

Untuk tanpa agunan Anda akan mendapatkan pinjaman modal secara cepat dan tidak memerlukan waktu yang lama untuk memilikinya. Namun dari segi kelemahannya pihak bank memberikan bunga yang tinggi, jumlah pinjaman kecil, dan tenor diberikan sangat kecil. Untuk itulah Anda perlu memahami dan menghitung kebutuhannya.

3. Perhatikan Syarat dan Ketentuan 

Dalam penjelasan diatas sudah disinggung mengenai syarat dan ketentuan yang dibutuhkan, karena hal ini penting untuk dilakukan. Apabila Anda tidak memenuhi syarat dan ketentuannya akan sulit untuk disetujui pinjamannya. Dengan begitu jika hendak mengajukan pinjaman, lebih baik untuk mempersiapkan syaratnya lebih awal. Namun jika ingin proses yang mudah dan cepat, Anda bisa menggunakan layanan pinjaman online OJK seperti Tunaiku untuk modal usaha Anda.

4. Memahami Konsep 5C

Pihak bank akan lebih mudah untuk memberikan persetujuan pinjaman apabila Anda memahami dan melakukan konsep 5C. Karena semuanya diukur dan dilihat dari hal tersebut, dalam hal ini ada beberapa cara untuk Anda perhatikan. 5C sendiri terdiri dari Capacity, Collateral, Character, Capital, dan Conditions.

Nah itulah beberapa ulasan lengkapnya, semoga beberapa pembahasan diatas dapat bermanfaat dan berguna untuk Anda nantinya.